Foto Prewedding : 5 Tips Mujarab

BoomsPhoto > Artikel > Foto Prewedding : 5 Tips Mujarab

Foto prewedding sudah menolong membuat photografi dengan cara biasanya di Indonesia. Semenjak timbulnya kamera digital SLR, serta bertepatan dengan boomingnya photo prewedding di Asia, banyak photografer dituntut untuk memperdalam tehnik photografi prewedding serta menyajikannya pada client wedding mereka.

 

Prewedding di Indonesia ialah industri yang benar-benar sarat dengan kesempatan. Client jaman sekarang ini justru ikhlas bayar tambah mahal untuk satu pengambilan foto prewedding dibandingkan dengan liputan hari wedding nya sendiri. Perusahaan photografi populer seperti Axioo, yang dibangun oleh David Soong, sudah menunjukkan jika client ikhlas bayar lebih dari Rp. 100 juta untuk pengambilan foto prewedding saja. Klien2 wedding mereka ingin menyimpan photo prewedding mereka baik di negeri serta sampai ke kota2 populer dunia yang lain seperti Paris serta Melbourne.

 

Pokok dari prewedding ialah supaya client anda bisa mempunyai photo yang merangkum cinta mereka sebelum masuk tahap perkawinan. Umumnya, seorang wanita serta pria akan kelihatan paling cantik serta ganteng sebelum pernikahan mereka. Sesudah married, mereka semakin lebih konsentrasi untuk membuat satu keluarga, serta tidak perduli dengan tampilan. Foto2 prewedding seringkali dipakai untuk menghiasi repsepsi pernikahan mereka, dan dipakai untuk memberitahukan (save -the-date) pernikahan mereka yang akan selekasnya dirayakan.

 

Kejadian ini menggerakkan photografer Indonesia untuk telaten memahami seni photografi ini. Berikut beberapa panduan yang bisa anda pakai dalam session pengambilan foto prewedding anda selanjutnya, supaya photo prewedding anda semakin lebih wow!

 

  1. Ekspresi – Menurut saya, hal yang penting dalam photografi prewedding ialah tangkap ekspresi pasangan yang anda photo. Untuk memperoleh ekspresi yang baik, seorang photografer harus dapat menghayati client nya, serta membuat mereka berasa nyaman dipotret oleh kita. Pendekatan harus dilaksanakan sejak mulai pertemuan pertama dengan client. Dengan berlaku ramah, serta dengarkan dengan cara cermat apa yang mereka kehendaki, ialah langkah yang paling cepat untuk memperoleh hati mereka.

    Bila waktu meluluskan, berjumpalah satu kali lagi sebelum photosession, agar kenal lebih dalam ciri-ciri dari client anda. Pakai waktu ini untuk konsultasi dengan mereka, serta menyamai harapan anda serta mereka. Bicarakan tentang ide, baju, serta terangkan langkah anda kerja dengan cara sepintas.

    Di saat pengambilan foto, sediakan beberapa gurauan yang dapat membuat client anda ketawa, serta bersiap2lah untuk meng-candid mereka. Lakukan ini bila memang ingin memperoleh satu gambar yang ‘fun’ serta tidak resmi. Jika kehabisan gurauan? Bawalah client anda untuk berhubungan satu dengan yang lain, siapa tahu sang client punyai gurauan yang lebih ampuh untuk mempercantik situasi.

 

  1. Tempat – Untuk penyeleksian tempat tempat pengambilan foto, umumnya client akan punyai beberapa pilihan yang mereka kehendaki. Sang photografer tentu saja harus memberikan pendapat beberapa tempat yang baik untuk session pengambilan foto itu. Janganlah lupa untuk pilih tempat yang sesuai topik pengambilan foto anda.

    Evermore Fotografi tetap pilih satu tempat yang tidak ramai, khususnya pada saat2 awal pengambilan foto, supaya lebih gampang untuk merajut komunikasi yang baik dengan client, serta hindari kepanikan dari mereka sebab dilihat oleh orang2 sekelilingnya.

 

  1. Waktu – Sang photografer seharusnya mengagendakan session pengambilan foto pada seputar matahari keluar atau tenggelam. Kelvin Koh dari LightedPixels Fotografi di Singapura, tetap mengendalikan agenda pengambilan foto pas sebelum matahari keluar, serta sebelum matahari tenggelam. Ia akan yakinkan untuk mengawali session pengambilan foto pada agenda itu, supaya memperoleh sinar yang hangat dari matahari dan hindari keramaian. Pengambilan foto dalam suatu tempat yang populer serta diserang oleh turis2 akan sepi saat pagi buta, kan? Dengan memphoto pada sore dan pagi hari, matahari ada lebih dekat sama garis horizon. Ini akan membuat lighting alamiah dari matahari yang lebih soft, dan lebih ‘warm’ atau hangat.

    Lighting soft ini akan mempermudah untuk sampai exposure yang pas untuk latar belakang serta mode. Mood dari client terkadang buyar bila kepanasan, serta ini dapat dijauhi di saat sunset atau sunrise. Pada siang hari, matahari akan ada pas di atas kita, serta ini akan membuahkan shadow atau bayangan2 di bawah kantong mata sang mode serta kurangi kecantikannya. Bila anda tidak punyai pilihan kecuali memphoto di siang hari, upayakan pilih tempat yang teduh, agar berlindung dari matahari.

 

  1. Gaya – Pilih gaya yang sesuai ide serta topik pengambilan foto anda. Gaya ialah faktor yang benar-benar berdampat dalam menceritakan dengan memakai satu photo. Gaya yang anggun serta resmi tentu saja pas dipakai pada topik yang menawan, sedang gaya yang fun serta lompat2an bagusnya dipakai pada topik yang lebih kasual atau relaxed. Lihat tangan client anda, serta yakinkan tangan mereka supaya tidak kaku, serta tetap sentuh badan dari mitra mereka. Pelukan yang romantis serta sentuhan tangan di pelipis ialah pergerakan yang benar-benar kecil, tetapi berefek mengagumkan pada suatu photo.

 

  1. Kegiatan – Permasalahan yang seringkali didapati oleh seorang photografer ialah kehabisan gaya. Nah, di saat2 semacam ini, perintahkan client anda untuk melalukan satu kegiatan. Misalnya, anjurkan client anda untuk berjalan berdua ke satu arah sekalian berbincang2. Anda tentu saja harus siap mengincar dengan cara candid dari terlalu jauh. Atau, bawa satu property yang dapat digunakan untuk berdua, seperti bermain dengan scooter di bawah ini.

 

Extra panduan! Pakailah tambahan komponen yang berada di seputar anda. Kemungkinan ada ponakan yang turut di saat pengambilan foto? Atau orang yang melalui di pengambilan foto? Sertakan mereka dalam gambar anda!

Demikian 5 Tips Mujarab untuk foto Prewedding yang anda dapat praktikkan pada session pengambilan foto prewedding. Mudah-mudahan anda sukses untuk memperoleh ekspresi client anda, serta anda bisa memvisualisasikan cinta dari ke-2 pasangan anda.

Baca Juga  Jasa Foto Prewedding Indoor : Tips Konsep Dalam Ruangan